Parto masih tertunduk lemas, bukan karena memikirkan lesu bisnis angkudesnya namun lemas karena merasa belum berbakti kepada orang tuanya, khususnya ibunya. Saat fikirannya melayang jauh tentang dosa –dosanya karena belum berbakti kepada orang tua, tiba –tiba terdengar ketukan pintu dan salam dari luar rumah kang Udin. Rupanya Syamsul yang datang.Setelah basa – basi sebentar, kang Udinpun sedikit menceritakan permasalahan Parto, ini hal biasa karena mereka sudah selayaknya seperti saudara sendiri, sehingga sering saling mengingatkan diantara satu dengan yang lainnya.
Sesaat kemudian, Syamsulpun ikut bercerita :
“Betul kang Udin, seandainya saja kedua orang tua saya masih hidup semua permintaannya sepanjang saya mampu kerjakan dan tidak bertentangan dengan syariat pasti akan saya lakukan. Namun apa boleh buat…. Kedua orang tua saya sudah tiada. rasa menyesal itu benar – benar lebih terasa disaat mereka semua telah tiada kang ?”
Mendengar keluhan tersebut, kang Udin ikut menambahi .
“Kita masih mempunyai kewajiban kepada kedua orang tua kita, walaupun beliau sudah meninggal ?” kata kang Udin.
“Bagaimana itu kang Udin ?” tanya Syamsul
Kang Udinpun menjelaskan :
“Dalam suatu hadist dikisahkan bahwa suatu ketika datang seseorang menghadap Rasulullah SAW kemudian berkata “Ya Rasulullah apakah masih ada kesempatan untuk berbakti aku kepada orang tuaku setelah keduanya meninggal dunia?” Rasulullah dengan tegas menjawab “Ya, masih ada”. Ada 5 hal yang harus dijalankan setelah kepada seorang anak agar berbakti kepada orang tua yang telah meninggal : Asshalatu ‘alaihima (berdo’a untuk keduanya), Wal isthigfaru lahuma (memohonkan ampun keduanya), Wainfadzu ahdihima (melaksanakan janji-janjinya), Waiqramu shadiqihima (memuliakan teman-teman keduanya), Wasilaturrahimmisilati latu shallu illa bihima (silaturrahmi kepada orang-orang yang tidak ada hubungan silaturahmi kecuali melalui wasilah kedua orang tua)”
Setelah mendengar uraian kang Udin, Syamsulpun terlihat tertunduk, sementara di sisi lain, Parto semakin terdiam dan membisu.
Sudahkan kita do’akan orang tua, di setiap do’a kita ?






6 komentar: on "Berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal"
ternyata begitu agungnya orang tua dalam pandangan Islam, bahkan ketika keduanya sudah meninggal pun, Islam tetap menekankan pentingnya untuk berbakti kepada keduanya walaupun mungkin caranya berbeda.
Ya Allah,
Ampunkanlah dosa kedua orangtua kami,
sayangilah mereka
seperti mereka menyayangi
semua anak-anaknya...amien.
Sudah lama tak singgah kesini ,begitu banyak mutiara hikmah yg tertinggal untuk dibaca dan direnungi...
semoga do'a saya untuk kedua orang tuaku selalu di dengar oleh Allah. Amiiin
inilah pertanyaan yang selama ini saya cari jawabannya kang Tris syukron sudah mensharenya disini
terima kasih saudarku atas ilmunya.. inilah yg ingin kudengar.
Poskan Komentar